7 Kegiatan Seru yang Wajib di coba di Mui Ne, Vietnam

saat mencoba kopi Vietnam dan hidangan pho membuat penasaran mengetahui lebih lanjut mengenai asal dan usul tersebut dan akhirnya saya mencari tahu lebih lanjut tentang destini wista di negara penghasil kopi tersebut. dan akhirnya pilihan destini saya adalah Mui Ne, sebuah kota kecil di pesisir tenggara Vietnam.

Untuk mencapai ke Destini Mui Ne anda dapat mengunakan Kereta api atau bus dari kota Vietnam, Ho Chi Minh City, Dengan kedua moda Transportasi bisa menikmatin sensasi berbeda-beda saat perjalanan , tentunya harganya berbeda.

Perjalanan menuju Mui Ne dengan kereta Api dapat di tempuh Dari stasiun Kereta Api Saigon menuju Stasiun Phan Tiet. pembelian tiket dapat melalui Online atau langsung di Stasiun Kereta Api Saigon seharga VND 219.000 (Vietnam Dollar). setelah sampai Phan Tiet dapat mengunakan taksi menuju penginapan di Mui Ne.

Kegiatan seru apa yang dapat di lakukan di Mui Ne? Berikut ulasannya

PETUALANGAN Naik Jeep 4WD dan ATV

Di Mui Ne sangat Terkenal dengan dua gurun pasirnya, yaitu White Sand Dunes dan Red Sand Dunes. Sesuai nama pasirnya, White Sand Dunes merupakan gurun pasir berwarna putih, sementara pasir di Red Sand Dunes cenderung berwarna jingga dan kemerahan.

berbeda lokasi, paket-paket wisata di Mui Ne mengikut sertakan keduanya sebagai tujuan wisata wajib. paket-paket wisata tersebut yang mengunakan jeep 4 WD dapat di isi oleh 6-8 orang.

di penginapan di Mui Ne yang anda kunjungi atau tempati hampir semua bisa mengatur perjalanan anda ke lokasi-lokasi wisata wajib di Mui Ne. biasanya di beli dua pilihan perjalanan, yaitu perjalana saat matahari terbit dan menjelang matahari terbenam. selain itu ada satu lagi pilihan yakni perjalanan tur private atau tur terbuka yang join atau ikut dengan rombongan wisatawan lainnya. tentunya , tur terbuka ini menawarkan hargan yang jauh lebih terjangkau dari tur private.

selain mengunakan jeep 4 WD, mengunjungi White Sand Dunes dapat di nikmati mengunakan kendaraan ATV. Pengunjung bisa menyewa ATV dengan Biaya VND 450.000 dan sangat di rekomendasikan,biaya tersebut sudah termasuk jasa pengemudi. setiap ATV dapat di naiki 1 pengemudi dan 2 penumpang. Jangan lupa, selalu ikuti petunjuk dari pengemudi ATV agar keamanan dan keselamatan lebih terjaga selama mengunjungi White Sand Dunes.

Melihat Matahari terbit (sunrise trip) merupakan aktivitas paling populer di kalangan wisatawan saat mengunjungin Mui Ne.

pengunjung yang ingin melihat sunrise di White Sand Dunes terletak cukup jauh dari pintu masuk kawasan wisata ini. Lokasi tersebut merupakan salah satu puncak tertinggi di gurun pasir ini dan lebih baik dicapai dengan menggunakan ATV. Pengendara ATV pun dapat menunjukkan lokasi-lokasi terbaik untuk berburu foto atau menunggu matahari terbit.

Ketika kami mengejar sunrise, terlihat puluhan  pengunjung Mui Ne telah tiba di White Sand Dunes untuk melakukan hal yang sama. Jangan khawatir, meski ramai, lokasi menunggu matahari terbit ini sangat luas sehingga pengunjung tidak perlu berebut tempat.

Ketika matahari terbit, tidak hanya pasir putih, pepohonan yang mengelilingi hamparan pasir putih di gurun ini pun terlihat jelas dan memperkaya keindahan pemandangan pagi hari.

Jika White Sand Dunes menawarkan petualangan melintasi gurun pasir dengan ATV, Red Sand Dunes menawarkan cara yang lebih mudah untuk menikmati gurun pasir ini. Saya hanya perlu menyeberang jalan dari area parkir Red Sand Dunes, lalu pemandangan pasir berwarna kemerahan pun tersaji di depan mata.

Kebalikan dari White Sand Dunes, waktu terbaik untuk mengunjungi Red Sand Dunes adalah menjelang matahari terbenam. Red Sand Dunes berukuran lebih kecil dan tampak lebih hangat dari White Sand Dunes. Warna pasirnya yang jingga kemerahan, yang membuatnya terlihat seperti bukit merah nan mungil dari kejauhan.

Di sini, kamu juga akan melihat beberapa penduduk lokal yang menjual bunga dan menawarkan papan seluncur untuk disewa.

Berburu makanan khas Vietnam dengan harga terjangkau

Meski kalah populer dengan Ho Chi Minh City dan Hanoi, Mui Ne tetap menarik untuk dikunjungi karena harga makanannya yang relatif lebih terjangkau dibanding dua kota besar tersebut.

Tidak hanya pho dan kopi susu khas Vietnam, jangan lupa untuk mencoba goi cuon, hidangan lumpia berisi sayuran dan udang yang disajikan dingin dan segar. Pastikan kamu juga mencicipi juga banh xeo, panekuk asin Vietnam berukuran besar yang dapat dimakan bersama teman-teman.

Selain itu, karena Mui Ne terletak di pinggir laut, makanan-makanan hasil lautnya pun sangat direkomendasikan karena segar dan sangat terjangkau.

Melihat langsung kehidupan nelayan di Fishing Village

Sebagai kota kecil di pesisir Vietnam, perkampungan nelayan di Mui Ne menjadi daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Selain dapat melihat proses penangkapan dan distribusi hasil laut langsung dari nelayan, pemandangan kapal-kapal nelayan dan perahu berbentuk bulat berwarna-warni yang digunakan untuk mengangkut hasil tangkapan dari perahu ke tepi pantai adalah daya tarik utama.

Di sana, kamu dapat melihat para nelayan mengangkut hasil tangkapan dari perahu untuk kemudian diberikan kepada orang-orang yang menunggu di tepi pantai. Hasil tangkapan tersebut dipilah langsung di pantai, kemudian diangkut ke tempat-tempat lain.

Mengunjungi desa nelayan ini, Anda akan mencium aroma pasar ikan yang mungkin terasa menyengat. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membawa sapu tangan atau masker untuk menutupi hidung.

Menyusuri aliran sungai Fairy Stream

Fairy Stream Vietnam dikenal sebagai miniatur Grand Canyon. Tempat wisata ini berupa aliran sungai kecil yang dapat ditelusuri dengan bertelanjang kaki. Aliran sungainya jernih dan dasarnya berwarna merah karena  merupakan tanah liat lunak di bawah air. Sambil menyusuri aliran kecil sungai, di sisi kanan dan kiri terdapat pemandangan tebing batu berwarna putih dan merah.

Belajar kitesurfing

Selain dua gurun pasirnya, Mui Ne juga dikenal sebagai lokasi untuk olahraga windsurfing dan kitesurfing. Selain karena angin yang cukup kencang, ombak di pantai di Mui Ne memang mengakomodasi kedua kegiatan tersebut.

Meski demikian, tidak sembarang orang bisa melakukan kitesurfing. Kegiatan kitesurfing dan windsurfing perlu dilakukan dengan bantuan pemandu atau pelatih. Karena itulah, bagi pemula atau yang belum berpengalaman, sangat direkomendasikan untuk mencari lebih banyak informasi mengenai latihan kitesurfing dan windsurfing di Mui Ne. Selain lokasi pantai yang tepat, sangatlah bijak jika memperhatikan waktu terbaik sesuai musim dan kondisi angin untuk belajar. Waktu yang direkomendasikan untuk kitesurfing di Mui Ne adalah Oktober-April.

sekian dari si kepotime

kepoin juga artikel lainnya